Catat pergerakan barang di lantai: dipotong, di-loading ke line, disetor kembali.
Ketik nomor PO, nama klien, atau artikel. Order yang sudah Selesai disembunyikan — kecuali kamu mengetik nomor PO-nya langsung.
Dicatat per ARTIKEL — artikel yang pernah dibuat polanya tidak perlu diulang, dan di sini terlihat order mana yang dulu mengerjakannya. Isi durasi tiap langkah: itu yang nanti jadi dasar hitungan biaya pola di HPP, dan angkanya tidak bisa diambil dari mana pun selain di sini.
Tiap perubahan status jadi catatan baru, jadi bolak-balik revisi tetap terekam — dan jumlah revisi itu sendiri yang memberi tahu apakah spesifikasi dari klien sudah cukup jelas di awal.
Susunan pola untuk satu kali gelar. Marker milik ITEM, bukan warna — warna dipilih nanti saat menggelar.
Pilih marker, warna, dan jenis kain — lalu isi jumlah lapis. Output dan pemakaian kain dihitung otomatis.
Satu warna bisa perlu beberapa jenis kain. Yang siap dijahit adalah jumlah terkecil di antara semua komponennya — sisanya menunggu pasangan.
Kain datang per roll, dan sisanya dikembalikan per roll juga. Dicatat dua kali saja: saat kain datang, dan saat sisa diukur.
Kain dari klien, terpakai, dan sisanya. Selisih terhadap hasil ukur manual ditandai kalau di luar batas wajar.
Penggantian panel yang cacat. Memakai kain, tapi tidak menambah jumlah baju — bajunya sudah terhitung saat dipotong pertama.
Isi jumlah yang BENAR-BENAR dipotong. Potong bertahap? Catat tiap kali, angkanya dijumlahkan. Boleh lebih dari order (cadangan) — itu wajar dan tidak diblokir.
Untuk order CMT, angka ini yang jadi dasar RJD saat klien menanyakan kekurangan barang. Isi kalau kainnya dari klien.
Pilih line yang menyetor, lalu isi jumlah yang diserahkan. Angka di bawah kotak isian adalah sisa yang masih dipegang line itu.
Kosongkan atau isi 0 kalau memang tidak ada perbaikan sama sekali.
Barang ini belum lolos dan belum diafkir. Nanti diselesaikan lewat tombol di spanduk keranjang; sebelum itu tidak masuk stok siap kirim.
Pilih warna dulu untuk merinci qty lolos per size.
Pilih tahap dulu untuk melihat daftar jenis cacat.
Isi qty diperiksa dulu; rekomendasi muncul otomatis.
Potongan yang diambil klien dan tidak akan kembali jadi baju di sini. Jumlah yang bisa dibagi ke line dan yang bisa dikirim otomatis ikut berkurang. Pilih Purchase Order dulu.
Set yang panelnya diambil tidak bisa jadi baju lagi — qty di bawah dihitung dalam pcs baju, bukan lembar panel.
Potongan yang sudah dibagi dan menunggu disiapkan, dikelompokkan per line tujuan. Centang yang fisiknya sudah siap, lalu tandai. Kepala line tetap perlu konfirmasi terima seperti biasa.
Daftar line yang sudah menerima potongan PO ini — cetak SPK dan Rekap Line per penerima. Pilih Purchase Order untuk memuatnya.
Semua catatan lintas PO, terbaru di atas. Salah input? Batalkan lalu catat ulang — barisnya tidak dihapus, supaya jelas pernah ada kesalahan.
Cocokkan bundel fisik dengan angkanya. Kalau berbeda, angka asli TIDAK diubah — selisihnya dicatat sebagai koreksi tersendiri supaya jejaknya tidak hilang.
Angka kecil di bawah kotak isian menunjukkan sisa yang belum dibagi. Qty tidak boleh melebihi sisa itu.